Kamis, 12 September 2013

SAATNYA SEMUA WARGA DI PAPUA DESAK DIALOG

Foto Marthen Goo
JAKARTA,SuaraKaumTakBersuara.com - Warga Papua, baik orang asli Papua maupun Non-Papua di Tanah Papua harus bersatu dan desak Dialog Jakarta Papua dan jangan terpropokasi oleh pihak luar yang ingin memecabelah persatuan warga Papua. Jika warga Papua bisa bersatu, maka impian bersama untuk hidup rukun dan damai di Papua bisa terjadi. Hal itu ditandaskan Marthen Goo.

Dalam komunikasi via selulernya Marthen Goo menegaskan, "saatnya semua warga yang hidup di tanah Papua bersatu mendorong Dialog dan mendesak Pemerintah Pusat untuk segera menggelar Dialog Jakarta Papua". Menurut Marthen, Warga di Tanah Papua jangan tertipu oleh Otsus Plus dan UU Pemerintahan Papua karena itu Un-Konstitusi yang sesungguhnya menciderai Konstitusi. Tegas Marthen "Jakarta sedang bingung untuk berikan sebuah produk hukum bagi Papua. UU Otsus sudah gagal dari tanah Papua. Hanya Dialog yang bisa digelar oleh Jakarta. Jika Jakarta menghindar dan memaksakan Produk hukum yang lebih kecil dari UU, sesungguhnya hanya memaluhkan Negara".

Tambah Marthen, "melihat situasi seperti itu, semua warga jangan terpancing dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk menciptakan konflik baik anatar warga Papua dan Non-Papua, atau Warga Papua asli sendiri, dan lainnya, sebagai upaya untuk mengalihkan atau menggagalkan Dialog. Saatnya rakyat Papua bersatu dan desak Dialog Jakarta-Papua. Untuk menentukan Papua Damai dan Kerharmonisan warga Papua tercipta, sekarang tergantung persatuan dan komitmen bersama warga Papua".

Tegas Marthen "Saatnya bersatu dan aksi bersama untuk mendesak Dialog Jakarta-Papua agar warga Papua hidup damai dan sejahtera serta harmonis di Bumi Cenderawasih". (***Steve...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar