Jumat, 30 Agustus 2013

SOCRATES S.Y: GELAR DIALOG ATAU PENGAKUAN

JAKARTA,SuaraKaumTakBersuara.Com Terkait masalah di Papua yang kian hari kian meningkat dan rakyat sipil tak berdosa selalu menjadi korban atas semua kekerasan, Sofyan Yoman, Ketua Sinode Baptis menegaskan, segera dibukanya ruang Dialog atau Pengakuan kemerdekaan Papua.

Dalam komunikasi Via selulernya pada Suara Kaum Tak Bersuara Online, jum'at, 30 Agustus 2013, Hamba TUHAN, Socratez Sofyan Yoman menjelaskan, "Pendekatan Pemerintah Indonesia melalui UU OTSUS 2001 telah gagal total." tambahnya lagi, "Pelanggaran HAM, Kemiskinan orang asli Papua meningkat tajam." Socrates menegaskan, "Orang asli Papua benar-benar dimusnakan dan disingkirkan".

Terkait keberadaan UP4B yang masih memberikan warna yang membuat rakyat Papua bingung, Socrates menegaskan. "UP4B tidak menjawab masalah-masalah Kompleks dan kronis di Papua.Uutusan Khusus Presiden, dr Farid Husein telah gagal." sementara terkait wacana Otsus Plus, Sofyan menjelaskan, "solusi terakhir Otsus Plus sudah ditolak oleh MRP dan rakyat Papua pada 25-27 Juli 2013."

Sofyang menekankan, "Hemat saya hanya dua solusi relevan dan tepat, (1). Dialog damai dan setara antara Pemerintah Indonesia dan Rakyat Papua tanpa syarat, dimemediasi pihak ketiga, di tempat yang netral; (2) Pemerintah Indonesia mengakui Papua sebagai Negara Merdeka dan berdaulat sejak 1 Desember 1961 yang perna dibubarkan (dibuat makar) oleh Ir. Soekarno dengan Trikora 19 Desember 1961."            

(Steven***)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar